[Mencari Jodoh Lewat Internet ]
-------------

Apakah boleh memilih calon pasangan hidup melalui media internet, mengingat kemajuan teknologi saat ini, dan bagaimana hukumnya?

Jawaban:  

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulilahi Rabbil 'alamin, wash-shalatu was-salamu 'alaa Sayyidina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihihi ajma'in, wa ba'du.

Pada dasarnya tidak ada larangan untuk mencari calon pendamping hidup di internet. Apalagi di zaman yang maju dan serba digital ini. Apapun bisa dilakukan dengan menggunakan internet, mulai dari baca berita, konsultasi beragam masalah, belanja, kirim surat, ngobrol dengan chat dan webcam, bahkan kuliah secara online.

Dan tidak lupa juga, di internet kita bisa mencari teman bahkan kalau perlu bisa sampai kepada mendapatkan calon pasangan hidup. Semua itu bisa saja dilakukan dan hukumnya syah-syah saja, asalkan dalam pelaksanaannya tidak melanggar prinsip dasar syariah Islam. 

Misalnya, ketika berkenalan dengan calon pasangan, janganlah sampai terjadi affair baik online apalagi offline. Sebab affair itu akan membawa kepada perzinaan dari yang paling ringan sampai kepada the real zina. 

Sebaiknya forum itu dimanfaatkan dengan tetap menjaga nilai-nilai etika Islami yang memang sopan dan penuh dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Tapi melihat kenyataannya, agaknya memang sulit untuk menghidupkan suasana yang demikian. Sulit dipungkiri bahwa yang terjadi malah sebaliknya, perkenalan antara lawan jenis di internet itu cenderung mengabaikan tata sopan santun pergaulan yang Islami. 

Bahkan terkadang mereka yang sudah lebih baik pemahaman Islamnya pun terbawa-bawa dengan gaya seperti ini. 

Pernah ada seorang wanita muslimah yang bila bertemu langsung dengan lawan jenisnya, sangat menjaga adab dan tata cara pergaulan yang Islami. Wajahnya lebih sering menunduk, pandangan matanya sangat terjaga, bicaranya pun dijaga sedemikian rupa. 

Namun ketika dia berada di alam maya, dari bahasa yang digunakan, cara mengungkapkan suatu hal serta sudut pandangnya seringkali membuat kita tidak mengenali lagi sosok yang sesungguhnya. Mengapa bisa terjadi hal yang demikian?

Ada banyak kemungkinan. Salah satunya adalah bahwa di alam maya, seseorang bisa mendapatkan suasana yang lebih privasi ketimbang tampil langsung. Segala hal yang dipendam jauh di lubuk hati, seakan mendapat ruang ekspresi ketika diketikkan dan ditampilkan di internet. 

Apalagi memang bisa saja ungkapan itu disampaikan kepada siapa pun tanpa harus diketahui identitasnya. Sehingga tidak perlu lagi sungkan atau malu. 

Dan barangkali itulah sebabnya mengapa banyak kami terima pertanyaan dari para penanya di ruang 'Ustaz Menjawab' ini tentang hal-hal yang agak menyerempat pada wilayah sensitif. Bisa jadi hal itu karena memang adanya suasana privasi tadi. 

Di sinilah tantangannya, bagaimana seorang muslim berinteraksi dengan lawan jenis di internet perlu lebih diperhatikan. Agar jangan terjadi hal-hal yang kurang bisa diterima. 

Selain itu, karena identitas seseorang bisa saja disembunyilkan, maka kemungkinan seseorang berbohong pun bisa saja terjadi. Apalagi mengingat internet itu memang bebas dimasuki oleh siapa saja. 

Di dalamnya ada ustaz, kiayi, penjahat, koruptor, maling dan sebagainya. Semua menyatu di sebuah jagad maya. Tinggal bagaimana memastikan bahwa calon pendamping kita itu adalah orang yang benar-benar terseleksi dengan baik. 

Dan ini sebenarnya justru merupakan pe-er tersendiri yang harus dipecahkan.

Wallahu A'lam Bish-shawab
Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.
www.eramuslim.com 


-------------
Download ebook Aplikasi HP (Mobile), 3gp Islami, mp3
http://assalambook.as.funpic.org/
-------------
Al-Qur'an Online + Tafsir + Asbabun Nuzul + Murottal
-------------
http://ccc.1asphost.com/assalamquran/
http://ccc.1asphost.com/assalamtafsir/
